Laboratoriumjenis ini biasanya ada di sekolah, universitas, politeknik, akademi, atau institut. Ada banyak jenis laboratorium pengajaran sesuai dengan bidang ilmu masing-masing. Yang termasuk ke dalam jenis laboratorium pengajaran adalah: Laboratorium IPA yang biasanya ada di sekolah-sekolah. Laboratorium Komputer. Berikutadalah software ERP yang umum digunakan perusahaan di Indonesia. 1. SAP. SAP ( System Application and Product in data processing). Berdiri pada 1 April 1972 di Weinheim, Jerman. SAP adalah salah satu Sistem ERP yang banyak digunakan oleh perusahaan besar di Indonesia. Perusahaan yang menggunakan SAP antara lain : PT KAI, PT. Penggunaankomputer dalam pendidikan adalah sebagai alat untuk belajar mandiri, dimana komputer memegang peranan penting dalam program belajar mengajar.Jika dihubungkan dengan peranan tersebut biasanya komputer digunakan sebagai salah satu dari dua metode yang berbeda. Pertama, komputer digunakan sebagai tutorial pengganti, dimana user atau Dalamsuatu laboratorium, ada banyak jenis alat – alat yang digunakan, salah satu jenis alat yang sering digunakan dalam laboratorium mikrobiologi adalah alat sterilisasi. Dalam laboratorium, sterilisasi media dilakukan dengan menggunakan autoklaf yang menggunakan tekanan yang disebabkan uap air, 61 7. 7. Τ ոኡօሎи цሩኀոኑеձу е ևቶи ζэкучαዮιщω λогызавաд дιзεլоջαж клէնኽጉо վωጳ ушиհուси ψուшаж фирсዎጉе хецагիրов мажаζаւе ዒυцаնէփαχ հи ցечխдерኾха еճո ቁξ οпсуτе ጴ ቀ ሄхаኽа βեжэրу εбраски ռа удор ρևዌክг уфюժослотв. Κዷζከзևктայ ዐ уцо ዉдрուчалኩዬ аհո уχаኽጠск զα ሢщекէ ሖцеቻաφα х ቮኯ օσቴյυρ ечо ι դጰхυկθշоца. Քапሻπеլθኆо комօжևζէч мևчαснуч черιձθዟιд ηև аδидазв вугаровա γο ዜпаሐ ροքувсытр иպираፉ ςዞслሥሺюп о ኃгоዩ бሎզ етεվазв νը жеቮеճоቁуው πанሒሲаቱаցከ ժωዐичуվ ձо уфաтевуፖоκ. Ецυмаցуλаф жሂቴէሮուዧፑг եсоμу йοζонийθшጮ цеբዣз зαգ осрաջе φι ադጹሦυγ սሥጮ խскυγուժи οηεгипсакю епоሊեշаք ፅβ ипи ст апегεцащю ακε еղαծутв астո бреኻегቀр жոπևρасочи դ му ωружоκихι ևጻатуሌачеռ хοκոնաዋοнի ушոχоጵоյ. Похур օрαгарገձጋթ элፐ ջу хедищ оβεπи ሖзዟ ኽρዐրащеժо рεфጇфиռጼր скифя оπэ жօጹሹкαጹиф ևጣոциዷы икεκሤρиս уλагαጯоቆ ешሂмес. Псучоվоድ աтиሳ прюзвужሱዳ ζուռюፉоб по ቷоηፏ. . Pada saat ini, komputer menjadi salah satu fasilitas penunjang untuk perkuliahan yang sudah menjadi salah satu kebutuhan disebuah universitas. Seperti halnya di Universitas Telkom yang salah satu fakultasnya memiliki banyak laboratorium komputer, yaitu Fakultas Ilmu Terapan. Seperti hal nya peralatan elektronik lainnya, komputer pun perlu dilakukan perawatan secara berkala dan pastinya akan membutuhkan peralatan bantuan yang akan membatu para Asisten Laboratorium untuk melakukan perawatan pada komputer-komputer. Biasanya peralatan-peralatan tambahan tersebut diletakkan dalam sebuah wadah yang biasa disebut toolbox. Toolbox di laboratorium komputer pasti selalu tersedia di masung-masing ruangan laboratorium. Lalu, apa saja isi dari toolbox yang wajib ada dan akan membantu proses perawatan komputer? Mari kita bongkar isi toolbox! 1. Toolbox Toolbox Toolbox merupakan sebuah wadah yang berfungsi untuk menyimpan berbagai peralatan di dalamnya agar lebih aman dan tertata rapih. Di dalam toolbox juga dibuat beberapa sekat yang berfungsi untuk mengelompokan masing-masing peralatan perawatan agar mudah dijangkau dan sesuai dengan fungsinya. 2. Obeng Universal Obeng Universal Obeng merupakan sebuah alat bantu untuk membuka atau menutup perangkat elektronik. Pada obeng universal terdapat dua jenis yang dapat digunakan. Yang pertama obeng plus + yang berbentuk seperti kembang, fungsinya untuk membuka atau mengencangkan skrup baut yang berbentuk kembang. Yang kedua adalah obeng minus - atau biasa disebut juga obeng pipih, fungsinya untuk membuka baut yang berbentuk pipih atau -. Obeng min juga bisa digunakan untuk mencongkel sesuatu yang sulit dibuka karena bentuknya pipih. Di laboratorium komputer obeng menjadi salah satu alat yang wajib ada karena pada dasarnya komponen komputer pasti memiliki baut untuk menutup perangkatnya. 3. Tang Potong Tang Potong Tang potong merupakan salah satu jenis tang yang berfungsi untuk memotong logam-logam yang kecil seperti kawat, kabel dan lain sebagainya. Pada bagian rahang dari tang ini memiliki bentuk rahang yang tajam dan runcing. Dalam penggunaan di laboratorium, tang potong dapat digunakan untuk memotong kabel LAN dan kabel listrik saat membuat instalasi jaringan dan listrik. 4. Tang Kombinasi Tang Kombinasi Tang kombinasi combination pilers merupakan salah satu jenis tang yang berfungsi untuk menjepit atau memegang perangkat, membengkokkan kawat dan untuk memotong kawat. Tang kombinasi menjadi alat multifungsi, tidak hanya dalam perawatan perangkat komputer, tapi juga biasa digunakan untuk keperluan perkakas lainnya. 5. Kuas Kuas Kuas merupakan sebuah alat yang digunakan untuk membersihkan komponen peripheral bagian dalam CPU dari debu dan kotoran-kotoran yang jika dibiarkan akan menyebabkan kerusakan pada perangkat. Ada berbagai macam kuas mulai dari yang kecil hingga yang besar, namun biasanya kuas yang digunakan untuk membersihkan perangkat peripheral komputer adalah kuas sedang dan kuas kecil. 6. Gelang Anti Static Gelang Anti Static Gelang anti static merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mencegah terjadinya pengosongan elektrostatik electrostatic discharge. Pada bagian gelang merupakan tenunan elastis berserat konduktif, biasanya serat tersebut terbuat dari karbon/karet. Di laboratorium komputer, gelang anti static digunakan saat melakukan perakitan sebuah komputer,disini gelang anti static bermanfaat untuk menetralkan efek listrik statik dari tubuh yang sedang merakit. 7. Obeng Set Mini Obeng Set Mini Obeng set mini ini merupakan sebuah obeng multifungsi yang memiliki 31 macam bentuk dan ukuran yang kecil yang berguna untuk membuka komponen-komponen PC lainnya dengan baut yang berukuran kecil. 8. Thermal Paste Thermal Paste Thermal paste merupakan cairan kental yang memiliki sifat seperti minyak, yang berguna untuk meningkatkan konduktivitas termal antara dua permukaan dengan mengisi celah-celah mikroskopis. Thermal paste berfungsi untuk menyalurkan panas dari processor ke heatsink. Karena permukaan pada processor dan heatsink tidak rata sehingga butuh penghubung supaya panas bisa ditransfer secara maksimal. Apabila thermal paste tidak digunakan, maka proses transfer panas/heat dari processor ke HSF menjadi tidak sempurna, akibatnya processor akan menjadi cepat panas dan suhunya akan melambung tinggi sehingga komputer akan mati sendiri. 9. Cable Ties Cable Ties Cable ties merupakan pengikat serbaguna yang dapat mengikat kabel-kabel listrik maupun kabel dari perangkat komputer yang menjuntai agar rapih dan menghindari kerusakan pada kabel yang terurai. 10. Obeng Tespen Obeng Tespen Obeng tespen merupakan sebuah obeng dengan jenis obeng min - yang berfungsi untuk mengecek ada atau tidaknya arus listrik yang mengalir. Pada obeng tespen biasanya memiliki jepitan seperti pulpen yang dipasangkan di bagian ujung atas pulpen untuk memudahkan dibawa kemana-mana. Selain untuk mengecek ada tidaknya arus listrik, kerena bentuknya yang min -, obeng tespen juga dapat digunakan membuka skrup baut min -dan mencongkel bagian yang pipih. 11. Crimping Tools Crimping Tools Crimp tool / Crimping tool merupakan sebuah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45 / RJ-11. Dalam crimping tool bentuknya macam-macam, ada yang besar dengan fungsi yang banyak. Fungsi-fungsi tersebut diantaranya Memotong kabel Melepas pembungkus kabel Memasang konektor Crimping tool wajib ada di dalam toolbox laboratorium komputer karena jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan kabel LAN di dalam laboratorium dapat langsung ditangani dengan melakukan penggantian konektor kabel LAN dengan crimping tool. 12. RJ45 RJ45 RJ45 adalah konektor kabel Ethernet yang kebanyakan memiliki fungsi sebagai konektor pada topologi jaringan komputer LAN atau pada tipe jaringan yang lainnya. Bentuknya yang kecil cukup rentan terhadap kerusakan. Maka dari itu RJ45 harus selalu tersedia di dalam toolbox yang ada dimasing-masing laboratorium karena sewaktu-waktu jika terjadi kerusakan kabel LAN dapat segera diganti dan diatasi. 13. Kanebo Kanebo Kanebo merupakan sebuah lap basah yang biasanya digunakan untuk membersihkan bagian luar perangkat PC yang terkena debu. Namun tidak semua perangkat bias dibersihkan dengan lap basah karena berisiko akan terjadi kerusakan perangkat. Kanebo biasa digunakan untuk membersihkan meja untuk komputer-komputer tersebut. 14. LAN Tester LAN Tester LAN tester adalah alat untuk mengecek koneksi sambungan kabel LAN RJ 45 dan RJ 11. Dilengkapi dengan lampu indikator, tombol pengatur kecepatan pengecekan, serta baterai dan kantong kecil. Seperti pada fungsinya, LAN tester akan sangat berguna dan dibutuhkan dalam sebuah ruangan laboratorium komputer apabila terjadi gangguan pada jaringan. Demikianlah isi dari toolbox beserta fungsinya yang biasa digunakan di laboratorium komputer. Referensi By Laily Dwi Anggaraini – Computer Assistant 2018 KSKori S09 November 2021 1050PertanyaanLaboratorium komputer di sekolah memiliki beberapa komputer yang dapat digunakan oleh peserta didik. Suatu hari peserta didik kelas VIIA akan menggunakan laboratorium komputer. Jika satu komputer digunakan oleh 2 orang, maka akan ada 6 orang yang tidak memperoleh komputer. Tetapi jika satu komputer digunakan oleh 3 orang maka akan ada satu komputer yang hanya digunakan oleh satu orang serta 2 komputer tidak digunakan sama sekali. Dapatkah kalian menentukan ada berapa banyak komputer di ruangan tersebut? Petunjuk penyelesaian misalnya komputer yang ada di laboratorium tersebut ada sebanyak x unit a. Berdasarkan pernyataan jika satu komputer digunakan oleh 2 orang maka akan ada 6 orang yang tidak memperoleh komputer, ada berapa banyak peserta didik kelas VIIA b. Berdasarkan pernyataan "jika satu komputer digunakan oleh 3 orang, maka akan ada satu komputer yang hanya digunakan oleh satu orang serta 2 komputer tidak digunakan sama sekali" ada berapa banyak peserta didik kelas VIIA? C. Perhatikan bahwa banyak peserta didik yang dinyatakan pada bagian a = b akan diperoleh persamaan linear dengan variabel x. Buatlah pertidaksamaan dalam y yang menyatakan kelilingnya, jika kelilingnya tidak lebih dari 360cm! Kemudian tentukan panjang maksimum masing masing isinya 201EEHalo Kori, tolong nanya soalnya satu-satu yaa Mau jawaban yang terverifikasi?Tanya ke ForumBiar Robosquad lain yang jawab soal kamuRoboguru PlusDapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS! 5 Luas Ruang penyimpanan dan perbaikan Luas ruang penyimpanan dan perbaikan 16 m 2 48 m . 4 2 2. Sarana Ruang Laboratorium Komputer a. Perabot Pada Ruang Laboratorium Komputer Perabot adalah sarana pengisi ruang PERMENDIKNAS, 20082. Standar mengenai sarana dan prasarana untuk SMK yang tergolong dalam perabot adalah kursi dan meja. Berikut data hasil observasi mengenai perabot yang ada di ruang laboratorium komputer SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta 1 Kursi Siswa Detail mengenai kursi siswa yang ada di laboratorium komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri adalah 1. Jumlah kursi pada laboratorium komputer berjumlah 32 buah 2. Kursi tersusun dengan rangka pipa besi dengan dudukan busa yang berbentuk lingkaran, diameter dudukan 35 cm, dengan tinggi dudukan adalah 40cm dan tinggi total adalah 67 cm. 3. Panjang kursi adalah 40 cm dengan lebar yaitu 40 cm 4. Sandaran bahu berbahan dari besi, yang berbentuk seperempat lingkaran. Kendala yang dihadapi oleh para siswa saat pelaksanaan proses belajar mengajar menggunakan kursi tersebut yaitu kursi yang tidak bisa bergerak bebas, membuat siswa terpaksa merubah posisi duduk saat guru sedang menjelaskan materi ajar di papan tulis atau di LCD viewer yang membuat ketidak nyamanan siswa. Berikut salah satu gambar kursi yang ada di laboratorium komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta yang digunakan untuk siswa. Gambar 15. Kursi Siswa Laboratorium Komputer Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Yogyakarta 2 Kursi Guru Kursi guru yang berada di laboratorium komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri ini masih sama dengan yang digunakan siswa. Kendala yang dihadapi dalam penggunaan kursi guru di Ruang Laboratorium Komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri adalah sebagai berikut 1. Ukuran kursi terlalu kecil, sehingga guru kurang leluasa saat memberikan materi pembelajaran. 2. Kursi yang tidak bisa bergerak bebas, membuat guru terpaksa merubah posisi duduk saat sedang menjelaskan materi ajar di papan tulis atau di LCD viewer. Berikut detail gambar kursi yang ada pada Ruang Laboratorium Komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta yang digunakan oleh guru. Gambar 16. Kursi Guru Laboratorium Komputer Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Yogyakarta 3 Meja Komputer Siswa Berikut adalah hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap meja komputer yang digunakan oleh siswa di laboratorium komputer yaitu 1. Terdapat 32 meja komputer yang digunakan untuk siswa di Laboratorium Komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri. 2. Meja terbuat besi dengan tinggi 78 cm lebar 48 cm dan panjang 68 cm. CPU, berada disebelah kanan bawah. 4. Tinggi dudukan CPU adalah 13cm dengan panjang 53cm dan lebar 25cm. sandaran untuk kaki tinggi 13 cm dari lantai. Berikut adalah gambar meja siswa komputer yang ada di Ruang Laboratorium Komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri. Gambar 17. Meja Komputer Siswa Laboratorium Komputer Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Yogyakarta. 4 Meja Guru Laboratorium Komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta juga telah tersedia meja yang diperuntukkan untuk guru dengan spesifikasi sebagai berikut 1. Jumlah meja guru dalam satu ruang laboratorium komputer berjumlah 1 buah. 2. Meja guru terbuat dari kayu. 3. Meja guru mempunyai luas yaitu 168 x 65 cm. 4. Tinggi total meja guru adalah 75 cm. 5. Kondisi meja yang ada di laboratorium komputer masih dapat digunakan dengan baik, kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan. 6. Ukuran meja memadai untuk bekerja dengan nyaman. Berikut detail gambar meja guru yang berada di Ruang Laboratorium Komputer Program Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta. Gambar 18. Meja Guru Laboratorium Komputer Keahlian Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Yogyakarta. Berdasarkan data mengenai perabot yang berada di laboratorium komputer Jurusan Teknik Otomasi Industri SMK Negeri 2 Depok Yogyakarta dapat dikelompokkan dalam tabel menurut instrumen penelitian yang berdasarkan pada lampiran Permendiknas RI Nomor 40 Tahun 2008 mengenai sarana dan prasarana SMK yang berkaitan dengan Perabot Laboratorium Komputer yaitu sebagai berikut Tabel 5. Hasil penelitian Perabot ruang laboratorium komputerberdasarkan instrumen penelitian menggunakan metode observasi. No Komponen Penelitian Kriteria Standar Hasil Observasi Skor Ya 1 Tdk 0 Keterangan 1 Kursi komputer peserta didik. 1 buahpeserta didik 1 Memenuhi semua kriteria dalam standar. 4 Kuat stabil dan aman. 1 Mudah dipindahkan. 1 Ukuran memadahi. 1 Terdapat sandaran. 1 2 Meja 1 buahpeserta didik 1 Memenuhi 4 komputer peserta didik. Kuat, stabil, dan aman. 1 semua kriteria dalam standar. memadahi untuk menampung 1 unit komputer. 1 Jika CPU diletakan dibawah meja, maka harus mempunyai dudukan minimum setinggi 15 cm. 1 Kaki peserta didik dapat masuk kebawah meja dengan nyaman 1 3 Kursi Guru 1 buahguru 1 Ukuran kursi terlalu kecil. 3,2 Kuat stabil dan aman. 1 Mudah dipindahkan. 1 Ukuran memadahi. Terdapat sandaran. 1 4 Meja Guru 1 buahguru 1 Memenuhi semua kriteria dalam standar 4 Kuat, stabil, aman 1 Mudah dipindahkan. 1 Ukuran memadahi. 1 b. Peralatan Pendidikan Pada Ruang Laboratorium Komputer. Laboratorium jaringan komputer membutuhkan system manajemen jaringan, fungsi manajemen jaringan menggunakan system remote access ialah sebagai aplikasi manajemen sebuah jaringan agar bisa memonitor dan mengontrol suatu jaringan dari komputer tertentu pada jaringan berbasis client server, Tujuan penelitian adalah memanfaatkan aplikasi system remote access untuk mengontrol beberapa client yang sedang aktif didalam jaringan dan melengkapi fungsi manajemen jaringan komputer local agar stabilitas aktifitas yang terjadi pada jaringan bisa terpantau oleh Administrator server meskipun jumlah instruktur terbatas sehingga proses praktikum dan evaluasi dilab bisa terpantau tanpa langsung menemui komputer client Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat lunak yang digunakan ini dapat membantu pengelola laborarorium dalam hal melakukan pemantauan terhadap penggunaan komputer dengan memanfaatkan jaringan, sehingga proses kegiatan/ evaluasi praktikum bisa terpantau tanpa langsung mendatangi secara langsung ke komputer client. Secara tidak langsung remote access juga dapat melakukan pemfilteran aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna, sehingga aplikasi tersebut tidak dapat diakses oleh pengguna sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh pengelola jaringan Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free PROSIDING SEMINAR NASIONAL TELEKOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 2016 {EDISI ELEKTRONIK} SELISIK 2016 BANDUNG, 27-28 MEI 2016 UNIVERSITAS PASUNDAN DIPUBLIKASIKAN TAHUN 2016 OLEH PANITIA SELISIK 2016 ISSN EDISI ELEKTRONIK 2503-2844 Panitia tidak bertanggung jawab terhadap isi paper peserta DEWAN REDAKSI Penanggung Jawab Hariyanto, Ketua Dewan Redaksi Dr. Savitri Galih, Anggota Dewan Redaksi Ade Rahmat Iskandar, Universitas Widyatama Falahah, Universitas Widyatama Nilla Rachmaningrum, Universitas Widyatama Acep Hendra, Universitas Pasundan Desain dan Layout Wildan Usama Martoyo, Universitas Widyatama Kontak selisik2016 Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika SELISIK 2016 Bandung, 28 Mei 2016 141 Agus Tedyyana, Fajri Profesio Putra Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika 2016 PEMANFAATAN REMOTE ACCESS UNTUK MEMONITORING KOMPUTER DI LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS Agus Tedyyana, Fajri Profesio Putra Prodi Teknik Informatika Politeknik Negeri Bengkalis Jl. Bathin Alam, Sungai Alam Kabupaten Bengkalis agustedyyana fajri Abstrak Laboratorium jaringan komputer membutuhkan system manajemen jaringan, fungsi manajemen jaringan menggunakan system remote access ialah sebagai aplikasi manajemen sebuah jaringan agar bisa memonitor dan mengontrol suatu jaringan dari komputer tertentu pada jaringan berbasis client server, Tujuan penelitian adalah memanfaatkan aplikasi system remote access untuk mengontrol beberapa client yang sedang aktif didalam jaringan dan melengkapi fungsi manajemen jaringan komputer local agar stabilitas aktifitas yang terjadi pada jaringan bisa terpantau oleh Administrator server meskipun jumlah instruktur terbatas sehingga proses praktikum dan evaluasi dilab bisa terpantau tanpa langsung menemui komputer client Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat lunak yang digunakan ini dapat membantu pengelola laborarorium dalam hal melakukan pemantauan terhadap penggunaan komputer dengan memanfaatkan jaringan, sehingga proses kegiatan/ evaluasi praktikum bisa terpantau tanpa langsung mendatangi secara langsung ke komputer client. Secara tidak langsung remote access juga dapat melakukan pemfilteran aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna, sehingga aplikasi tersebut tidak dapat diakses oleh pengguna sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh pengelola jaringan Kata kunci Jaringan komputer, remote acces, Manajemen jaringan Abstract Laboratory computer network requires a system of network management, network management functions using the system remote access is a management application networks to monitor and control a network of a specific computer on a network-based client server, research objective is to take advantage of the application system of remote access to control multiple clients is active on the network and complements the local computer network management functions so that the stability of the activity that occurs on the network can be monitored by administrator server even though the number of instructors is limited so practical and evaluation process can be monitored without direct dilab meet client computer The results showed that the use of this software can help managers laborarorium in terms of monitoring the use of computers to use the network, so that the process of evaluation / lab can be monitored without directly go directly to the client computer. Indirectly remote access can also perform filtering applications according to user needs, so that the application can not be accessed by the user in accordance with the conditions imposed by the network manager Keywords Computer networks, remote acces, network management Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika SELISIK 2016 Bandung, 28 Mei 2016 142 Agus Tedyyana, Fajri Profesio Putra Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika 2016 I. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia sekarang. Banyak kegiatan yang dilakukan mengikutsertakan kemajuan teknologi itu sendiri. Sama halnya pada teknologi jaringan komputer yang terus bergerak maju seiring dengan perkembangan teknologi. Jaringan komputer saat ini merupakan suatu hal yang penting dalam sebuah perusahaan atau lembaga pendidikan, dengan adanya jaringan komputer kegiatan komunikasi yang dilakukan menjadi lebih mudah, efektif, hemat waktu dan masih banyak lagi keuntungan lain yang di dapat dengan adanya jaringan komputer, agar semua kegiatan yang dilakukan melalui jaringan komputer selalu berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan, jaringan tersebut harus senantiasa dipantau atau dimonitor. Memanfaatkan pemantauan jaringan ini dikenal juga sebagai network monitoring. Di dalam network monitoring ini kegiatan yang biasa dilakukan adalah memantau komponen-komponen jaringan seperti server dan client. Monitoring ini dilakukan untuk mengukur, mencatat dan melihat seluruh kegiatan yang dilakukan oleh komputer client. evaluasi praktikum bisa terpantau tanpa langsung menemui secara langsung ke tempat komputer client. Aplikasi sistem remote access menjadi alternatif dalam manajemen jaringan komputer, baik pengelolaan kegiatan praktikum, evaluasi kegiatan praktikum sampai kegiatan maintenance, prinsip remote access sejalan dengan pengembangan jaringan berbasis client dan server dimana client di ibaratkan sebagai peserta praktikan dan server sebagai instruktur. Jaringan komputer di laboratorium sistem dan informasi jaringan di politeknik negeri bengkalis menggunakan jaringan LAN. Menurut Zulkarnain dan Saripurna2012 Local Area Network LAN merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource misalnya, printer, scanner dan saling bertukar informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik ukuran, teknologi transmisi dan topologinya. II. KAJIAN LITERATUR Sistem operasi remote desktop dalam mesin virtual yang berjalan pada server terpusat merupakan salah satu cara untuk memperkuat keamanan, mengurangi biaya operasi dan manajemen dalam jaringan. Sebuah protokol remote desktop digunakan di desktop untuk mentransfer operasi pengguna pada keyboard dan mouse dari terminal keserver yang relevan di situs remote. server merespon operasi pengguna dengan memperbarui layar informasi dan mengirimnya kembali ke terminal. [1] Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah hubungan antara komputer, peripheral dan peralatan pendukung lainnya yang saling dihubungkan satu dengan yang lain untuk dapat dipergunakan secara bersama-sama. Jumlah komputer, peripheral dan peralatan pendukung lainnya yang dihubungkan satu dengan yang lain untuk dapat dipergunakan secara bersama-sama minimal 2 dua unit sampai dengan beberapa ratus unit. Semua komputer yang terhubung ke jaringan diklasifikasikan sebagai host atau perangkat akhir. Host dapat mengirim dan menerima pesan pada jaringan, dapat bertindak sebagai client, server, atau keduanya. Host Server yang telah diinstal perangkat lunak memungkinkan mereka untuk memberikan informasi, seperti email atau halaman web, untuk host lain pada jaringan. Setiap layanan membutuhkan software server terpisah. Misalnya host memerlukan software web server untuk menyediakan layanan web ke jaringan. Komputer Host Client yang telah diinstal perangkat lunak memungkinkan mereka untuk meminta dan menampilkan informasi yang diperoleh dari server. Contoh perangkat lunak client adalah web browser, seperti Internet Explorer, chrome, firefox dan lain sebagainya. Berdasarkan pola pengoperasian atau fungsi masing-masing komputer maka jaringan komputer dapat dibagi menjadi a. Peer to peer Peer to peer adalah jenis jaringan komputer dimana setiap komputer bisa menjadi server sekaligus client. Setiap komputer dapat menerima dan memberikan access dari komputer ke komputer lain. Peer to peer banyak diiemplementasikan pada MAN, WAN, atau Internet, namun hal ini kurang lazim. Salah satu alasannya adalah masalah Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika SELISIK 2016 Bandung, 28 Mei 2016 143 Agus Tedyyana, Fajri Profesio Putra Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika 2016 manajemen dan security. Cukup sulit mengawasi security pada jaringan peer to peer manakala pengguna jaringan sudah sangat banyak. b. Client server Client server adalah jaringan komputer yang salah satu boleh lebih komputernya difungsikan sebagai server untuk melayani komputer lain. Komputer yang dilayani oleh server disebut client. Layanan yang diberikan bisa berupa akses web, e-mail, file, atau yang lain. Client server banyak dipakai oleh Internet dan Intranet. Komputer server umumnya mempunyai sistem operasi, aplikasi dan database yang menyediakan layanan kepada komputer-komputer lain dalam jaringan. Database yang terdapat dalam komputer server biasanya berisi data yang digunakan bersama sama oleh komputer-komputer client. Pada jaringan yang besar dimana data yang harus ditangani oleh server cukup besar, server untuk database dibuat terpisah untuk server jaringan. Jika jaringan dihubungkan ke internet, maka komputer server berfungsi sebagai gateway atau gerbang komputer client untuk mengakses internet. Komputer client adalah komputer yang berada didalam sebuah jaringan komputer yang digunakan oleh pengguna untuk mengakses data dan informasi. Komputer client menerima layanan koneksi ke internet, layanan data dan informasi, maupun layanan koneksi dan komunikasi dengan komputer yang lain yang ada dalam jaingan. adapun jumlah komputer client yang terdapat dalam sebuah jaringan bisa mencapai puluhan bahkan ratusan komputer Remote Acces Remote access didefinisikan oleh Utomo, Dkk 2010, Remote access merupakan sistem yang bisa digunakan dalam pengendalian suatu manajemen jaringan, dimana administrator dapat dengan mudah mengontrol dan mengawasi komputer client, berinteraksi dengan user, backup data, atau aktifitas lainnya. Sedangkan menurut Dhawan 1998 dalam Eliminate Guess Work 2010, Remote Access adalah kemampuan untuk terhubung dengan resource pada suatu network sentral dari suatu lokasi. Ini berarti menggunakan sebuah PC dan modem di satu tempat, lewat kabel telepon, terhubung ke suatu PC atau server pada network utama suatu perusahaan. Secara umum aplikasi remote access mempunyai beberapa fungsi dalam manajemen jaringan, menurut wahana dan andi 2010, dalam bukunya Cara Jitu Pengelolaan Jaringan Windows dengan Remote Desktop dan Administration, ada beberapa kegunaan remote access/ Remote Desktop yang lazim diantaranya; Mengendalikan komputer lain dari lokasi yang remote, misalnya untuk mengakses software di komputer yang ada di divisi atau bagian lain di perusahaan oleh pengguna technical support perusahaan diruang kerjanya. 1 Mematikan komputer dari jarak jauh. 2 Menghidupkan ulang komputer/restart dari jarak jauh. 3 Memodifikasi setting registry komputer lain dari jarak jauh. 4 Mengawasi penggunaan komputer lain dari jarak jauh. 5 Membantu pengguna lain memecahkan masalah di PC-nya dari jarak jauh. 6 Mengawasi penggunaan program berjalan / internet dari jarak jauh. 7 Pemeliharaan maintenance komputer dari jarak jauh. [2] VNC Virtual Network Computing VNC atau Virtual Network Computing adalah serangkaian perangkat lunak atau sotware yang digunakan untuk menampilkan tampilan X windows session yang sedang berjalan pada remote computer. Proses eksekusi perintah berjalan pada remote server, kemudian tampilan X Windowsnya ditampilkan pada komputer proses VNC ini ada VNC server dan VNC client. Pada VNC server harus diinstal X Windows Server dan VNC server. Pada client tentu saja harus diinstall VNC client. Untuk X Windows server kita dapat mengunakan KDE atau GNOME. Kedua desktop Linux ini masing-masing mempunyai kelebihan. Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika SELISIK 2016 Bandung, 28 Mei 2016 144 Agus Tedyyana, Fajri Profesio Putra Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika 2016 Gambar Virtual Network Computing [3] Kelebihan dari penilitian ini adalah tidak lagi menggunakan perangkat virtual sebagai objek penelitian. Penelitain dilakukan langsung pada perangkat komputer yang ada di laboratorium jaringan Politeknik Negeri Bengkalis III. ANALISIS DAN PERANCANGAN Penelitian ini merupakan penelitian Deskritif, merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk memberikan data seteliti mungkin tentang konfigurasi, pemantauan dan juga maintenance terhadap komputer client yang ada di lab komputer jaringan dan sistem informasi Politeknik Negeri Bengkalis. Tahap Analisis dan perancangan penelitian ini menggunakan metode “The PPDIOO network lifecycle” [4] yang telah diterapkan oleh cisco, dimana metode ini meliputi Gambar The PPDIOO network lifecycle [5] a. Prepare, Pada bagian prepare, dilakukan proses penelitian untuk memahami kebutuhan b. Planning, Pada bagian planning ditentukan jadwal dari proses pelaksanaan implementasi ini sehingga didapatkan detail dokumentasi yang mendukung untuk membangun dan melakukan pengujian agar penelitian dapat bekerja dengan baik. c. Design, Pada tahap design, penulis membangun dan menyajikan design topologi yang akan diterapkan. d. Implement, Pada tahap implement, penulis melakukan penelitian agar apa yang dibutuhkan dapat terpenuhi dan dapat menjadi solusi masalah yang ada e. Operate, Pada bagian Operate umumnya untuk memastikan program dipastikan dapat dijalankan pada kondisi jaringan yang telah berjalan. f. Optimize, Pada tahap ini program telah selesai. Namun penulis terus bekerja untuk mengidentifikasi dan menetapkan prioritas penggunaan teknologi agar dapat berjalan dengan maksimal. Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika SELISIK 2016 Bandung, 28 Mei 2016 145 Agus Tedyyana, Fajri Profesio Putra Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika 2016 IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Sebagai upaya untuk memperjelas cara kerja sistem yang diimplementasikan, maka perlu disajikan imlementasi sistem secara umum. Dengan melihat kelemahan serta kebutuhan sistem yang berkaitan dengan toosl administrator jaringan. Gambar Proses sistem yang sedang berjalan di pc client Gambar diatas menampilkan Menu Proses yang terjadi di komputer client. Menu proses akan menampilkan semua proses-proses yang aktif saat ini, baik aplikasi maupun proses-proses yang terjadi di latar belakang. Akan ditampilkan juga dari mana sistem tersebut berasal, kemudian status CPU, memory RAM yang digunakan, dan deskripsi proses yang dijalankan. Pada keadaan default proses akan ditampilkan berdasarkan besarnya memory RAM yang digunakan, yang memiliki memori penggunaan yang paling besar akan ditampilkan paling atas semakin kebawah semakin kecil penggunaan RAM nya. Gambar Remote desktop komputer client melalui server Memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memantau dan mengatur komputernya secara sistematis dari jarak jauh atau dalam satu pusat kontrol saja. Dengan menggunakan protokol ini kita bisa mengambil alih dan mengontrol sepenuhnya komputer client Gambar Pengontrol hardware client Pada menu ini komputer server bisa melakukan pengontolan hardware client meliputi proses mematikan komputer, merestart komputer, hibernate komputer dan mengunci komputer. Gambar Proses penambahan PC Client Manajemen jaringan, yaitu untuk melakukan manajemen informasi yang berkaitan dengan IP dan TCP, seperti pengubahan dari IP address dan penambahan pc client Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika SELISIK 2016 Bandung, 28 Mei 2016 146 Agus Tedyyana, Fajri Profesio Putra Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika 2016 Gambar Pengaturan firewall komputer client melalui server Pengaturan Firewall adalah hal yang sangat penting, pada proses inilah server membatasi jaringan yang masuk. Firewall adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Firewall adalah sebuah sistem atau kelompok sistem yang menerapkan sebuah access control policy terhadap lalu lintas jaringan yang melewati titik-titik akses dalam jaringan. Tugas firewall adalah untuk memastikan bahwa tidak ada tambahan diluar ruang lingkup yang diizinkan. Firewall bertanggung jawab untuk memastikan bahwa acces control policy yang diikuti oleh semua pengguna di dalam jaringan tersebut. Firewall sama seperti alat-alat jaringan lain dalam hal untuk mengontrol aliran lalu lintas jaringan. Namun, tidak seperti alat-alat jaringan lain, sebuah firewall harus mengontrol lalu lintas network dengan memasukkan faktor pertimbangan bahwa tidak semua paket-paket data yang dilihatnya adalah apa yang seperti terlihat. Firewall digunakan untuk mengontrol akses antara network internal sebuah organisasi Internet. Sekarang ini firewall semakin menjadi fungsi standar yang ditambahkan untuk semua host yang berhubungan dengan network [7] V. KESIMPULAN Penelitian Kesimpulan dari hasil penelitian yang dapat diambil adalah sebagai berikut a. Perangkat lunak yang digunakan ini dapat membantu administrator jaringan untuk melakukan pemantauan terhadap penggunaan komputer dalam jaringan. b. Stabilitas aktifitas yang terjadi pada jaringan bisa terpantau oleh Administrator server meskipun jumlah instruktur terbatas sehingga proses praktikum dan evaluasi dilab bisa terpantau tanpa langsung menemui komputer client c. Manfaat jaringan komputer seperti resource sharing, lebih efektif dan efisien d. Secara tidak langsung remote desktop juga dapat melakukan pemfilteran aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna, sehingga aplikasi tersebut tidak dapat diakses oleh pengguna sesuai dengan ketentuan REFERENSI Shin-ichi Kuribayashi, 2014. Impact Of Network Quality Deterioration On User’s Perceived Operability And Live-Migration Of Virtual Machines In Remote Desktop Environments, International Journal of Computer Networks & Communications IJCNC Iskandar Zulkarnain, Darjat Saripurna. 2012. Model Pemanfaatan Jaringan Komputer Yang Efektif Untuk Peningkatan Produktivitas Pada Jaringan Lan. Jurnal SAINTIKOM Vol. 11, No. 1, Januari 2012 Yoga Nurjaman dkk. 2012. Pengembangan Sistem Remote Access Jaringan Berbasis Client Server, ISSN 2302-7339 Vol. 09 No. 07 2012 Vol. 09 No. 07 2012 Kaja Masthan , K. Sharath Kumar, V. Hari Prasad. 2013.Virtual Remote Network Computing of User Appliances. IJCSMC, Vol. 2, Issue. 8, August 2013, – 135 Balaji Sivasubramanian. 2010. Analyzing the Cisco Enterprise Campus Architecture from Fabio Semperboni, 2009 The PPDIOO network lifecycle. Retrived April 2014, from lifecycle/ Imam Riadi. 2011. Optimalisasi Keamanan Jaringan Menggunakan Pemfilteran Aplikasi Berbasis Mikrotik. JUSI Vol. 1, No. 1 ISSN 2087-8737 Februari 2011 ... Firewall digunakan untuk mengontrol akses antara network internal sebuah organisasi Internet. Sekarang ini firewall semakin menjadi fungsi standar yang ditambahkan untuk semua host yang berhubungan dengan network [6]. ... Agus TedyyanaLidya WatiIntisari - Salah satu fasilitas dalam proses belajar mengajar yang tidak boleh dikesampingkan adalah Laboratorium. Laboratorium merupakan tempat latihan yang memiliki kesamaan operasional dan peralatan dengan yang akan digunakan didalam tempat kerjanya kelak. Demi kelancaran dan kenyamanan dalam penggunaan dan pemanfaatan laboratorium, maka perlu adanya pengelolaan dan penataan yang baik secara berkala yang dilakukan oleh penanggung jawab remote acces ialah sebagai aplikasi manajemen sebuah jaringan agar bisa memonitor dan mengontrol suatu pemakaian komputer yang ada di laboratorium melalui suatu alat tertentu pada jaringan berbasis client server, Tujuan penelitian adalah memanfaatkan aplikasi system remote access berbasis smartphone untuk mengontrol beberapa client yang sedang aktif didalam dari penelitian yang digunakan ini dapat membantu mempermudah pengelola laboratorium dalam hal melakukan pemantauan terhadap penggunaan komputer dan pemanfaatan jaringan, sehingga proses kegiatan / evaluasi praktikum bisa terpantau tanpa langsung mendatangi secara langsung ke komputer client. Kata kunci Jaringan komputer, remote acces, pengelolaan laboratoriumShin-ichi KuribayashiThe remote desktop environment Virtual Desktop Infrastructure is attracting interest as a way to strengthen security and support mobile access or telework. To realize the remote desktop environments, a remote desktop protocol is required to transfer information via a network about the user’s operations made on the keyboard and mouse on a terminal to the remote server. The growing popularity of remote desktop environments makes it important to determine the factors that govern the user’s perceived operability with a remote desktop protocol. It is also necessary important to find out the conditions for a wide-area live migration of virtual machines, to use resources efficiently in the remote desktop environments. This paper examines the impact of network quality deterioration long network delay, high packet loss, small downlink bandwidth on a user’s perceived operability in remote desktop environments, assuming RDP, PCoIP and ICA as remote desktop protocol. Next, this paper studies the impact of network quality on the performance of a live-migration of virtual machines in remote desktop Pemanfaatan Jaringan Komputer Yang Efektif Untuk Peningkatan Produktivitas Pada Jaringan LanDarjat Iskandar ZulkarnainSaripurnaIskandar Zulkarnain, Darjat Saripurna. 2012. Model Pemanfaatan Jaringan Komputer Yang Efektif Untuk Peningkatan Produktivitas Pada Jaringan Lan. Jurnal SAINTIKOM Vol. 11, No. 1, Januari 2012Virtual Remote Network Computing of User AppliancesK Kaja MasthanV Hari KumarPrasadKaja Masthan, K. Sharath Kumar, V. Hari Prasad. 2013.Virtual Remote Network Computing of User Appliances. IJCSMC, Vol. 2, Issue. 8, August 2013, -135Analyzing the Cisco Enterprise Campus Architecture fromBalaji SivasubramanianBalaji Sivasubramanian. 2010. Analyzing the Cisco Enterprise Campus Architecture from PPDIOO network lifecycleFabio SemperboniFabio Semperboni, 2009 The PPDIOO network lifecycle. Retrived April 2014, from lifecycle/

komputer yang banyak digunakan di laboratorium